Kamis, 20 Mei 2010

Memahami Pola Tulisan (Merenda/Crochet/Hakken)

Di Indonesia rata-rata orang belajar merajut (dalam hal ini lebih sering diartikan merenda/hakken) dengan menggunakan pola gambar ala Jepang. Hal ini dikarenakan buku pola dari Jepang lebih banyak beredar di Indonesia dibandingkan buku-buku pola dari Amerika atau Eropa yang biasanya menggunakan pola tulisan.

Karenanya begitu bertemu dengan pola-pola tulisan, biasanya mereka tidak mengerti karena sudah terlalu terbiasa dengan pola gambar yang mudah dibayangkan. "Lebih gampang diikuti", katanya. Benarkah? Kalau soal lebih gampang diikuti, sepertinya sama saja karena pola tulisan memaparkan langkah merajut satu persatu, jadi mudah juga untuk diikuti. Masalahnya adalah pola tulisan lebih sulit dibayangkan karena bukan berupa gambar.

Dengan banyaknya pola gratis di internet yang berupa pola tulisan (karena asalnya dari Amerika dan Eropa), alangkah sayangnya jika kita tidak belajar memahami pola tulisan ini. Jika sudah dikuasai, kita tidak lagi membatasi diri hanya mengikuti pola-pola dari Jepang.

Di bawah ini adalah daftar beberapa istilah merenda yang sering digunakan dalam pola tulisan, dan simbol yang dipakai dalam pola gambar (diambil dari buku SnB Crochet : Happy Hooker --Debbie Stoller--) :
Singkatan Pola

Simbol sc (single crochet) di buku ini menggunakan tanda X, di pola lain sering juga menggunakan tanda +.

Ada juga beberapa simbol yang sering digunakan dalam pola tulisan :

[] atau () : instruksi yang berada di antara kedua tanda kurung ini harus diulangi sesuai pola.
Misalnya [dc, sk 2 ch, sc] across artinya [double crochet, lewati 2 rantai, single crochet], ulangi hingga baris selesai.
Ada juga pola yang menggunakan kedua macam tanda kurung ini kalau memang diperlukan. Misalnya [2 dc in next st, (dc, sk 2 ch, sc) four times] across artinya [2 double crochet di tusukan berikutnya, (double crochet, lewati 2 rantai, single crochet) ulangi 4 kali] ulangi semuanya hingga baris selesai.

* : tanda ini seringkali digunakan dengan fungsi yang sama seperti tanda kurung. Letaknya di depan serangkaian instruksi tusukan yang harus diulangi.
Misalnya *dc, sk 2 ch, sc, repeat from * four times artinya sama saja dengan (dc, sk 2 ch, sc) four times.
Atau bisa juga bentuknya seperti ini : *dc, sk 2 ch, sc *, repeat from * to * four times. Artinya tetap sama.

Coba kita pelajari pola tempat tisu ini. Penjelasan pola singkatan-singkatannya dalam huruf miring :

Foundation chain: Chain 39. Turn.
Row 1: 1 sc in 11th chain from hook, ch 3, skip 3 ch, 1 dc in next ch, (ch 3, skip 3 ch, 1 sc in next ch, ch 3, skip 3 ch, 1 dc in next ch) 3 times. Turn.
Penjelasan : buat 1 single crochet pada rantai ke 11 dari jarum, buat 3 rantai, lewati 3 rantai, buat 1 double crochet pada rantai sesudahnya, (buat 3 rantai, lewati 3 rantai, buat 1 single crochet pada rantai sesudahnya, buat 3 rantai, lewati 3 rantai, buat 1 double crochet pada rantai sesudahnya)Â ulangi 3 kali. Balikkan.
Row 2: ch 4, skip first dc, (skip 1 ch, 1 sc in next ch, ch 3, skip [1 ch, 1 sc, 1 ch], 1 sc in next ch, ch 1, skip 1 ch, 1 dc in dc, ch 1) 3 times, skip 1 ch, 1 sc in next ch, ch 3, skip [1 ch, 1 sc, 1 ch], 1 sc in next ch, ch 1, skip 1 ch, 1 dc in next ch. Turn.
Penjelasan : buat 4 rantai, lewati dc pertama, (lewati 1 rantai, buat 1 sc pada rantai berikutnya, lewati [1 rantai, 1 sc, 1 rantai], buat 1 sc pada rantai berikutnya, buat 1 rantai, lewati 1 rantai, buat 1 dc pada dc, buat 1 rantai) ulangi 3 kali, lewati 1 rantai, buat 1 sc pada rantai berikutnya, lewati [1 rantai, 1 sc, 1 rantai], buat 1 sc pada rantai berikutnya, buat 1 rantai, lewati 1 rantai, buat 1 dc pada rantai berikutnya. Balikkan.
Row 3: ch 3, skip first dc, (skip [1 ch, 1 sc], 7 dc in ch 3 space, skip [1 sc, 1 ch], 1 dc in dc) 3 times, skip [1 ch, 1 sc], 7 dc in ch 3 space, skip [1 sc, 1 ch], 1 dc in next ch. Turn.
Penjelasan : buat 3 rantai, lewati dc pertama, (lewati [1 rantai, 1 sc], buat 7 dc pada lubang di bawah 3 rantai berikut, lewati [1 sc, 1 rantai], buat 1 dc pada dc) ulangi 3 kali, lewati [1 rantai, 1 sc], buat 7 dc pada lubang di bawah 3 rantai berikut, lewati [1 sc, 1 rantai], buat 1 dc pada rantai berikutnya. Balikkan.
Row 4: ch 6, skip first 4 dc, 1 sc in next dc (the fourth dc of 7 dc group), ch 3, skip 3 dc, 1 dc in next dc, (ch 3, skip 3 dc, 1 sc in next dc, ch 3, skip 3 dc, 1 dc in next dc) two times, ch 3, skip 3 dc, 1 sc in next dc, ch 3, skip 3 dc, 1 dc in next ch. Turn.
Penjelasan : buat 6 rantai, lewati 4 dc pertama, buat 1 sc pada dc berikutnya yaitu dc keempat dalam grup 7 dc di baris 3 tadi, buat 3 rantai, lewati 3 dc, buat 1 dc pada dc berikutnya, (buat 3 rantai, lewati 3 dc, buat 1 sc pada dc berikutnya, buat 3 rantai, lewati 3 dc, buat 1 dc pada dc berikutnya) ulangi 2 kali, buat 3 rantai, lewati 3 dc, buat 1 sc pada dc berikutnya, buat 3 rantai, lewati 3 dc, buat 1 dc pada rantai berikutnya. Balikkan.
Rows 5-25: Repeat rows 2-4 seven times.
Row 26: Repeat row 2.
Row 27: Repeat row 3. Fasten off.

Bagaimana? Tidak begitu susah bukan? Yang penting jangan menyerah dulu menghadapi pola tulisan. Jangan sampai beralasan "Ah, saya sudah terlalu biasa pakai pola gambar. Nggak bisa deh baca pola tulisan!". Sayang...ada ribuan pola cantik yang ditulis dalam pola tulisan. (by:dydy)

(Noriez/via merajut.com)

1 komentar:

  1. wahh jadi makin tertarik nih utk mencoba merajut dan amigurumi >.<
    masalahnya aku masih bingung, alat2 merajut apa yg cocok utk dibeli buat pemula ya? jika anda berkenan,bisa dikasih contoh gambar dan namanya gak? :)
    tolong y ^^

    kirim ke e-mail ku: rahmawati.1995@yahoo.com

    terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus

tinggalin komen,
atau mention @Noriez | @RajutMerajut untuk pertanyaan yg butuh respon cepat :D